Pengertian
Larik (Bahasa Inggris: array),
dalam ilmu komputer, adalah suatu tipe data terstruktur yang dapat menyimpan
banyak data dengan suatu nama yang sama dan menempati tempat di memori yang
berurutan (kontigu) serta bertipe data sama pula.
Larik dapat diakses berdasarkan
indeksnya. Indeks larik umumnya dimulai dari 0 dan ada pula yang dimulai dari
angka bukan 0. Pengaksesan larik biasanya dibuat dengan menggunakan perulangan
(looping).
Larik Satu Dimensi
Larik satu dimensi merupakan
jenis larik dasar dan jenis larik yang paling sering digunakan, pemakaian larik
satu dimensi terutama dipakai dalam tipe data string (terutama dalam bahasa
Bahasa pemrograman C).
Larik Dua Dimensi
Larik dua dimensi merupakan tipe
larik yang lain. Larik dua dimensi sering dipakai untuk merepresentasikan tabel
dan matriks dalam pemrograman.
Bagaimana cara mendeklarasikan
suatu array?
Array dalam pendeklarasiannya
sama sperti variabel biasa, harus di dideklarasikan sebelum digunakan. Sebuah
array dalam bahasa C++ di deklarasikan dalam bentuk :
a. Array
dimensi satu:
Tipe_data nama_array[element];
Tipe_data disini adalah tipe data
yang akan di masukkan ke dalam array seperti int, float, double. Sedangkan
nama_array adalah nama dari array tersebut. Contoh :
Int
bilangan[5] = {10,3,15,45,30}
10
|
3
|
15
|
45
|
30
|
b. Array
dimensi dua:
Array dua dimensi, yang sering
digambarkan pada sebuah matrix adalah merupakan sebuah perluasan dari sebuah
array satu dimensi. Jika pada array satu dimensi hanya terdiri dari sebuah
baris dengan beberapa kolom elemen maka pada array dua dimensi terdiri dari
beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertype sama.
Mendeklarasikan array dimensi dua
adalah:
Tipe_data
nama_array[jumlah_baris][jumlah_kolom]
Sebagai contoh, sebuah matrik B
berukuran 2 X 3 dapat dideklarasikan dalam C seperti berikut :
2 4 1
5 3 7
int B[2][3] = {[2, 4, 1}, {5, 3,
7}};
c.Bagaimana
cara mengakses element- element dari suatu array?
Untuk mengakses elemen array
dapat dilakukan dengan menuliskan nomor indeks dari elemen array yang akan
diakses. Misalnya, jika ingin mengambil nilai yang terdapat pada elemen ke-6
dan menampung nilai tersebut kedalam variabel integer (misal A), maka sintaks
program akan menjadi.
A= Array[5]
Dari sintaks tersebut pasti akan
muncul sebuah pertanyaan, kenapa kalau mengakses elemen yang ke-6 kita
mendeklarasikannya dengan nilai 5, permasalahan tersebut bisa dijelaskan karena
indeks arra selalu dimulai dari 0, maka untuk mengakses indeks dari elemen yang
ke-6, indeks yang dibutuhkan adalah 6-1, sehingga akan mengakses indeks elemen
array yang ke-5.
Missal :
- Array
dimensi 1:
Int
bilangan[5] = {10,3,15,45,30}
0 1 2 3 4
10
|
3
|
15
|
45
|
30
|
Pada
contoh di atas:
- Bilangan[0]
bernilai 10
- Bilangan[1]
bernilai 3
- Bilangan[2]
bernilai 15
- Bilangan[3]
bernilai 45
- Bilangan[4]
bernilai 30
- Array
dimensi 2:
Matriks 3x4
5
|
20
|
1
|
11
|
4
|
7
|
67
|
-9
|
9
|
0
|
45
|
3
|
int matriks[3][4] =
{{5,20,1,11},{4,7,67,-9},{9,0,45,3}}
pada
tabel di atas:
- Matriks[0][0]=5
- Matriks[0][1]=20
- Matriks[2][3]=67
- Dan
seterusnya.'
Larik dalam beberapa bahasa pemrograman
Bahasa Pascal
Larik dalam bahasa Pascal dapat
didefinisikan dengan indeks awal dan indeks akhirnya.
Contoh:
program larik;
var arr: array[1..10] of
integer; //larik dengan indeks awal 1
dan indeks akhir 10
begin
arr[1] := 5; //memasukkan nilai ke indeks 1
writeln(arr[i]); //mencetak angka 5
end.
Bahasa C[
Larik dalam bahasa C selalu
dimulai dari indeks 0. Larik dapat didefinisikan secara statik atau dinamik.
Jika didefinisikan statik, ukuran larik akan tetap dari awal program hingga
akhir program. Jika didefinisikan dinamik, ukuran larik dapat berubah selama
program berjalan karena memesan tempat pada memori heap.
Proses pemesanan tempat pada memori disebut dengan alokasi.
Sedangkan proses pembebasan memori yang sudah dipesan disebut dengan dealokasi.
Contoh larik statik:
#include <stdio.h>
int main(){
int arr[10]; //indeks awal 0 dan indeks akhir 9
arr[0] = 5;
printf("%d\n", arr[0]);
}
Contoh larik dinamik:
#include <malloc.h>
int main(){
int * arr;
arr = (int *) malloc(10 * sizeof(int)); //memesan 10 tempat pada memori
arr[0] = 5;
free(arr);
//menghancurkan larik. Memori pada heap dibebaskan
arr = (int *) malloc(5 * sizeof(int));
//memesan 5 tempat baru pada memori
free(arr);
//di akhir program jangan lupa untuk menghancurkan larik dinamik
}
Bahasa Java
Dalam bahasa Java tipe data larik
direpresentasikan sebagai sebuah objek khusus.
Karena itu pada bahasa Java larik yang dibuat selalu bersifat dinamik. Namun
walaupun bersifat dinamik, larik pada bahasa Java tidak perlu dihancurkan
karena proes penghancuran dilakukan secara otomatis melalui
suatu prosedur yang disebut denganPengumpulan sampah (Inggris: Garbage Collecting).
Sama seperti bahasa C, indeks
larik selalu dimulai dari 0.
Contoh:
public class larik {
public static void main(String args[]) {
int[] arr = new arr[10];
arr[0] = 5;
System.out.println(arr[0]);
}
}
PHP
Sama seperti di JAVA larik di PHP
juga merupakan sebuah object lebih tepatnya lagi map terorder.
Ada dua tipe larik di PHP, indexed array (simple array) dan associated array
(key=>value array). Di PHP, element larik bisa berupa string, Bilangan, boolean, dan semua tipe data primitive
lainnya, termasuk larik juga bisa menjadi element larik lainnya.
Cara medefinisikan larik:
#mendefinisikan array kosong
$larik = array();
Contoh indexed array (simple
array):
$jam = array(1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,
8, 9, 10, 11, 12);
$hari = array('senin', 'selasa',
'selasa', 'rabu', 'kamis', 'jumat', 'sabtu');
Contoh associated array:
$bulan = array('1'=>'January',
'2'=>'February', '3'=>'Maret', '4'=>'April');
$komponenKalender = array(
'bulan'=> array(1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ,10 , 11, 12),
'hari' => array('senin', 'selasa', 'selasa', 'rabu', 'kamis',
'jumat', 'sabtu')
);
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar